Pengantar
Hidup ini tidak mulus, selalu saja ada halangan dan rintangan yang selalu
menghampirinya, tetapi kita tidak bisa meminta kepada Allah untuk dihindarkan
dari musibah. Disinilah keindahan Islam, yang harus kita minta adalah agar kita
bisa melalui ujian yang diberikan Allah, supaya kita menjadi umat pilihan, umat
yang membuktikan kadar keimanan kita kepada Allah.
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum
mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan
tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orangorang
yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS
At Taubah: 16)
Untuk inilah ebook ini ditulis, sebagai cara saya belajar mengambil inspirasi dari
Al Quran agar saya bisa melewati ujian yang menimpa diri saya ini dengan baik.
Sengaja ditulis agar bisa berbagi dengan pembaca lainnya dan mendapatkan
manfaat yang sama bahkan bisa mengambil hikmah lebih dalam dibanding saya
sendiri.
Renungan 1: Shalat dan Shabar
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang
demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu)
orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan
bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS Al Baqarah:45-46)
Kita sering kali mencari pertolongan ke sana ke mari saat kita ditimpa masalah,
namun kita (mungkin hanya saya), malah sering lupa untuk meminta pertolongan
kepada Allah SWT melalui shalat dan shabar. Shalat adalah bukti ketundukan
kita kepada Allah SWT, shalat adalah do’a, shalat adalah ibadah yang bukan
hanya memuji Allah SWT tetapi juga berisi permintaan-permintaan kita kepada
Allh SWT.
Alangkah indahnya dalam sujud dan ruku’ kita mensucikan dan memuji Allah
sebagai simbol ketundukan dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Allah Maha
Pengasih dan Maha Penyayang, jangankan kepada makhluq-Nya yang tunduk
dan taat, bahkan kepada orang-orang yang membangkang pun dengan segala
kesombongannya, Allah masih tetapi memberikan nikmat tiada tara.
Mungkin kita perlu membenahi shalat kita, agar sesuai dengan syariat dan
menjalankannya dengan penuh kekhusyuan. Kita seharusnya malu jika masih
setengah-setengah menjalankan shalat, mengabaikannya, tidak peduli apakah
shalat kita sudah benar atau tidak, dan shalat hanya penggugur kewajiban.
Sudahkah shalat kita sesuai syariat?
Hidup ini tidak mulus, selalu saja ada halangan dan rintangan yang selalu
menghampirinya, tetapi kita tidak bisa meminta kepada Allah untuk dihindarkan
dari musibah. Disinilah keindahan Islam, yang harus kita minta adalah agar kita
bisa melalui ujian yang diberikan Allah, supaya kita menjadi umat pilihan, umat
yang membuktikan kadar keimanan kita kepada Allah.
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum
mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan
tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orangorang
yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS
At Taubah: 16)
Untuk inilah ebook ini ditulis, sebagai cara saya belajar mengambil inspirasi dari
Al Quran agar saya bisa melewati ujian yang menimpa diri saya ini dengan baik.
Sengaja ditulis agar bisa berbagi dengan pembaca lainnya dan mendapatkan
manfaat yang sama bahkan bisa mengambil hikmah lebih dalam dibanding saya
sendiri.
Renungan 1: Shalat dan Shabar
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang
demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu)
orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan
bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS Al Baqarah:45-46)
Kita sering kali mencari pertolongan ke sana ke mari saat kita ditimpa masalah,
namun kita (mungkin hanya saya), malah sering lupa untuk meminta pertolongan
kepada Allah SWT melalui shalat dan shabar. Shalat adalah bukti ketundukan
kita kepada Allah SWT, shalat adalah do’a, shalat adalah ibadah yang bukan
hanya memuji Allah SWT tetapi juga berisi permintaan-permintaan kita kepada
Allh SWT.
Alangkah indahnya dalam sujud dan ruku’ kita mensucikan dan memuji Allah
sebagai simbol ketundukan dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Allah Maha
Pengasih dan Maha Penyayang, jangankan kepada makhluq-Nya yang tunduk
dan taat, bahkan kepada orang-orang yang membangkang pun dengan segala
kesombongannya, Allah masih tetapi memberikan nikmat tiada tara.
Mungkin kita perlu membenahi shalat kita, agar sesuai dengan syariat dan
menjalankannya dengan penuh kekhusyuan. Kita seharusnya malu jika masih
setengah-setengah menjalankan shalat, mengabaikannya, tidak peduli apakah
shalat kita sudah benar atau tidak, dan shalat hanya penggugur kewajiban.
Sudahkah shalat kita sesuai syariat?